Essai calon guru: Guru adalah pancaran tuhan

Guru  adalah pancaran tuhan

 

Guru memiliki banyak arti, setiap orang jika ditanya  memiliki jawaban yang berbeda sesuai pandangannya tentang guru, lalu apa arti guru bagi kalian? Dalam Falsafah jawa Guru diartikan sebagai sosok tauladan yang harus di “gugu lan ditiru”. Dalam konteks falsafah jawa ini guru dianggap sebagai pribadi yang tidak hanya bertugas mendidik dan mentransformasi pengetahuan di dalam kelas saja, melainkan lebih dari itu Guru dianggap sebagai sumber informasi bagi perkembangan kemajuan masyarakat kea rah yang lebih baik. Oleh karena itu dalam masyarakat jawa seorang guru dituntut pandai dan mampu menjadi ujung tombak dalam setiap aspek perkembangan masyarakat (multi talent)

Undang-undang no 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen/ Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih,menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini melalui jalur formal pendidikan dasar dan pendidikan menengah.

Husnul Chotimah (2008) Guru dalam pengertian sederhana adalah orang yang memfasilitasi proses peralihan ilmu pengetahuan dari sumber belajar ke peserta didik. Ahmadi (1997:109) pendidik adalah sebagai peran pembimbing dalam melaksanakan proses belajar mengajar. Menyediakan kondisi-kondisi yang memungkinkan siswa merasa aman dan berkeyakinan bahwa kecakapan dan prestasi yang dicapai mendapat penghargaan dan perhatian sehingga dapat meningkatkan motivasi berprestasi siswa. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1993: 288) guru adalah orang yang pekerjaannya , mata pencahariaannya, dan profesinya mengajar.

Nah itulah beberapa pengertian tentang guru, tiap orang punya pendapatnya masing-masing dan tidak ada yang boleh disalahkan ,menurut saya guru yang sebenarnya  adalah pancaran Tuhan, yang mampu menyampaikan sesuatu yang suci , yang biasa kita sebut sebagai Ilmu

Selanjutnya kita akan membahas tentang tugas atau peranan guru. Tugas guru sebagai suatu profesi, menuntut kepada guru untuk mengembangkan profesionalitas diri sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi . Mendidik, mengajar, dan melatih anak didik adalah tugas guru sebagai suatu profesi. Tugas guru sebagai pendidik , meneruskan dan mengembangkan nilai-nilai hidup kepada anak didik. Tugas guru sebagai pengajar berarti , meneruskan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada anak didik. Tugas guru sebagai pelatih berarti mengembangkan keterampilan dan menerapkannya dalam kehidupan demi masa depan anak didik. Guru juga mempunyai kemampuan , keahlian atau sering disebut dengan kompetensi profesional

Masalah-masalah pendidikan tidak hanya menyangkut pelaksanaan pendidikan yang dibatasi pengalaman, tetapi masalah-masalah yang lebih luas ,lebih dalam, serta lebih kompleks, yang tidak dibatasi pengalaman maupun fakta-fakta pendidikan, dan tidak memungkinkan dapat dijangkau oleh sains pendidikan. Seorang guru , baik sebagai pribadi maupun sebagai pelaksana pendidikan , perlu mengetahui filsafat pendidikan . Seorang guru perlu memahami dan tidak boleh buta terhadap filsafat pendidikan, karena tujuan pendidikan senantiasa berhubungan langsung dengan tujuan hidup dan kehidupan individu maupun masyarakat yang menyelenggarakan pendidikan. Tujuan pendidikan perlu dipahami dalam hubungannya dengan tujuan

Guru adalah pembentuk akal dan karakter bangsa .“pemimpin ! Guru ! alangkah hebatnya pekerjaan menjadi pemimpin di dalam sekolah , menjadi guru di dalam arti yang special , yakni menjadi pembentuk akal dan jiwa anak-anak ! terutama sekali di zaman kebangkitan! Hari kemudiannya manusia adalah di dalam tangan guru itu , menjadi manusia . Demikian sepenggal kalimat presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno tentang guru

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makalah: Strategi Pembelajaran PKN di SD | zacary Ngeblog

MAKALAH: BELAJAR DAN PEMBELAJARAN HAKIKAT BELAJAR DAN PEMBELAJARAN ( ZACARY NGEBLOG )

Makalah : BELAJAR DAN PEMBELAJARAN (TEORI-TEORI BELAJAR ( zacary ngeblog )